CAVING

Sejarah Caving Di Indonesia

Sejarah Caving Di Indonesia

Sejarah Caving Di Indonesia Masa Primitif, gua dihuni oleh manusia Cro Magnon dan berlindung, kuburan dan untuk pemujaan roh leluhur . 1674, John Beaumont seorang ahli bedah dan ahli geologi amatir dari Samerset Inggris melakukan pencatatan laporan ilmiah penelusuran gua sumuran (potholing) yang pertama kali dan diakui oleh British Royal Society. 1670 – 1680, Baron Johann Valsavor dari slovenia adalah …

Read More »

SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA CAVING

SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA CAVING

PENDAHULUAN Gua adalah bentuk alam yang tidak berdiri sendiri, tetapi terdapat struktur alam yang melingkupinya, ilmu yang mempelajari hal tersebut adalah Speleologi. Speleologi diambil dari kata yunani ; yakni, SPELION yang berarti gua, dan LOGOS yang berarti ilmu. Jadi Speleologi adalah ilmu yang mempelajari gua dan lingkungan. Lingkungan tersebut dapat berupa batu gamping, batu pasir, aliran lava yang membeku, batu …

Read More »

PERMINTAKAT GUA

PERMINTAKAT GUA

PERMINTAKAT GUA Berdasrakan intensitas cahaya, morfologi gua, dan kedalamannya, gua di bagi menjadi 4 mintakan /zona/daerah, yaitu : 1. Mintakat/zona terang, terdapat di mulut gua. 2. Mintakat/ zone senja (twiligt zone), dengan ciri-cirinya : – Cahaya remang – Suhu berfluktuasi 3. Mintakat peralihan, dengan ciri-cirinya : – Gelap – Suhu berfluktuasi 4. Mintakat gelap abadi, ciri-cirinya : – Gelap total …

Read More »

TEKNIK DALAM PENELUSURAN GUA

TEKNIK DALAM PENELUSURAN GUA

TEKNIK DALAM PENELUSURAN GUA 1. Gua Horisontal Medan pada gua horizontal sangat bervariasi, mulai dari lorong kering yang sangat mudah ditelusuri, sampai dengan lorong yang sangat membutuhkan teknik yang khusus untuk dapat melewatinya. Lumpur Lorong yang berlumpur dapat dilewati dengan mudah kalau Lumpur tersebut tidak terlalu tebal, tetapi dalam ketinggian Lumpur sampai di lutut atau bahkan sampai setinggi perut kita …

Read More »

PERALATAN PENELUSURAN GUA

PERALATAN PENELUSURAN GUA

PERALATAN PENELUSURAN GUA Peralatan Pribadi (Personal Equipment) Adapun yang termasuk peralatan pribadi adalah : 1. Helm Speleo Helm ini dirancang mampu menahan jatuhan dari berbagai sisi tertentu dan ketinggian tertentu. Pada bagian depan terdapat tambahan peralatan yang berfungsi sebagai alat penerangan. 2. Boom (Generator Karbit/Lampu Karbit) Alat yang berupa tabung yang dihubungkan ke helm. Terdiri dari 2 bagian, tabung atas …

Read More »

DERAJAT KESULITAN GUA

DERAJAT KESULITAN GUA Hal ini penting sekali, karena kita dapat melihat kemampuan yang kita miliki, apabila kita tidak mampu hendaknya tidak memaksakan diri. Klasifikasi derajat kesulitan gua : 1. Mudah. Lorong horizontal, plafon tinggi, lorong tunggal. 2. Sedang. Lorong horizontal, bercabang dan ada bagian lorong yang sempit, plafon agak rendah dan dialiri air yang dapat diarungi tanpa berenang. 3. Sulit. …

Read More »