Mendaki gunung mungkin bagi sebagian orang adalah kegiatan orang edan dan gak ada kerjaan. Bagaimana tidak kalau berpikir sebagi orang awam ngapain susah-susah naik ke puncak terus sudah sampai di puncak harus turun kembali. Belum lagi harus direpotkan dengan membawa tas yang super besar, harus masak makanan sendiri dan kedinginan.
Kalau dibandingkan dengan liburan dengan bermalas-malasan dirumah kan enak, mau makan tinggal ambil dan juga gak perlu repot. Atau bagi yang punya duit lebih bisa berkunjung ke mall yang ada dikotanya masing-masing hanya untuk sekedar shopping atau hangout bersama teman tongkrongan.
Yah…untuk masyarakat modern apalagi yang tinggal di kota besar yang umumnya bekerja dari jam 9 sampai jam 5 sore mungkin ke mall adalah tujuan utama mereka. Karena bagi mereka mall merupakan tempat yang tepat untuk sejenak melepaskan lelah setelah bekerja seharian. Apalagi mall-mall yang ada sekarang sudah banyak dilengkapi dengan fasilitas bar, kafe, bengkel bahkan tempat bermain dan rekreasi untuk keluarga.
Tapi bagi orang-orang yang menyukai tantangan dan tidak mau hidup monoton mengambil alternative lain untuk menghabiskan masa liburan mereka.
Yah….mendaki gunung !!!
Memang diperlukan persiapan khusus sebelum mendaki gunung. Kesiapan mental, biaya dan fisik lebih diwajibkan sebelum melakukan pendakian.
Jika waktu liburan anda hanya sebentar, saya sarankan pilihlah gunung yang dekat dengan kota anda. Karena selain terjangkau gunung tersebut lebih dekat dengan kota anda. Ajak saja teman atau saudara anda untuk melakukan pendakian karena ini sangat diperlukan jika nanti terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Yang pasti sih buat teman ngobrol selama pendakian.
Melakukan perjalanan menuju puncak gunung lebih mengasyikan bila dilakukan dengan fun. Dalam artian tinggalkan dahulu beban masalah anda, lupakan sejenak semua persoalan itu sebentar.
Hal yang paling menarik dalam mendaki gunung adalah ketika matahari mulai terbenam. Melihat matahari terbenam merupakan hal yang sangat indah. Apalagi ketika duduk di depan api unggun sambil menikmati segelas kopi hangat. Hmm.. sungguh pengalaman yang indah.
Dalam gelap dan dinginya kabut gunung terasa tenang sekali suasana malam itu. Begitu besar ternyata keindahan alam ini. Serasa langit begitu dekat dengan kita.
Kepuasan bathin lah jawabanya bila ada orang bertanya cari apa sih di gunung?
Merupakan kenangan dan pengalaman yang tak terlupakan. Bagi anda yang belum pernah mencoba kegiatan ini jangan takut untuk mencobanya dan rasakan kepuasan bathin yang anda rasakan. Karena semua pertanyaan akan terungkap setelah anda menjalaninya.
So …Selamat mendaki dan berpetualang. (Teguh172).
RSS Feed
Twitter
Posted in 



sungguh suatu pengalaman berharga saat aq memutuskan utk mulai belajar naik gunung aq pilih gunung penanggungan dgn ketinggian 1565mpdl meskipun sempat terguyur hujan jg badai wkt d puncak jg ad temen yg kena hipotermia fase1 tp alhamdulillah kami bs turun lg dgn selamat dr situ banyak aq dapatkan “ilmu hidup” betapa pengalaman itu sungguh menakjubkan…..satu kepuasan saat bs sampai puncak yg subahanallah……inilah tuhan dgn segala kuasax yg menciptakan alam semesta ini,sungguh tak kan q lupakan pengalaman pertama q mendaki gunung jg pengalaman2 selanjutx….salam lestari….dan salam rimba…^_^
Kesan pertama begitu mengoda…..
Selanjutnya terserah anda……..